Waspadai Sejak Dini Gejala Penyakit Kencing Manis

Sesuai dengan namanya, kencing manis adalah kondisi dimana air seni yang dikeluarkan memiliki kadar gula tinggi. Penyakit kencing manis adalah sebutan orang awam untuk diabetes mellitus. Penderita penyakit ini memiliki gangguan dalam transportasi gula ke sel, kadar gula yang disimpan di hati, serta gula yang keluar dari hati. Karena ketidakseimbangan tersebut, kadar gula dalam darah naik. Kelebihan gula inilah lalu dibuang lewar urine. Secara garis besar, penyakit ini disebabkan karena dua hal. Yang pertama adalah pankreas sudah tidak bisa memproduksi insulin. Yang kedua adalah sel tidak lagi memberi respons pada insulin, ibarat orang mengetuk pintu, gula tidak bisa masuk ke sel sebagaimana mestinya. Normalnya, urine seseorang tidak mengandung gula dan juga tidak manis. Cara paling efektif untuk mengetahui anda menderita kencing manis adalah dengan melakukan tes gula darah di rumah sakit atau lab terdekat
Seperti penyakit-penyakit lainnya, kencing manis juga berjegala. Berikut adalah beberapa gejala penyakit kencing manis. Gejala yang pertama adalah frekuensi buang air kecil tergolong sering. Hal ini disebabkan karena ginjal berusaha membuang kelebihan gula dengan cara menyaring keluar dari darah. Oleh karena itu, seseorang akan sering buang air kecil terlebih lagi pada malam hari. Gejala yang kedua adalah sering merasa haus. Karena tubuh menjadi lebih sering buang air kecil, maka tubuh juga kehilangan cadangan air. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi dan membuat seseorang lebih sering merasa haus. Selain merasa haus, orang dengan kencing manis juga sering merasa lapar. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mendapatkan energi yang cukup dari makanan yang dikonsumsi. Sistem pencernaan bertugas untuk memecah makanan menjadi glukosa. Pada orang yang menderita kencing manis, glukosa tidak terdistribusikan dengan baik dari darah ke sel tubuh. Akibatnya, seseorang akan lebih mudah merasa lapar terlepas dari seberapa sering mereka makan. Gejala selanjutnya adalah sering merasa lelah. Rasa lelah pada penderita kencing manis terjadi akibat kurangnya gula yang terdapat dalam sel-sel tubuh karena tidak terdistribusikan dengan baik.
Gejala berikutnya adalah penglihatan yang kabur. Hal ini disebabkan karena rusaknya pembuluh darah kecil di mata akibat kelebihan kadar gula dalam darah. Penglihatan yang kabur bisa terjadi di salah satu mata atau keduanya. Jika tidak ditangani dengan baik, ada kemungkinan penderita kencing manis kehilangan penglihatan secara permanen. Gejala selanjutnya adalah lambatnya penyembuhan luka. Mungkin gejala yang satu ini adalah gejala yang paling sering anda dengar dan beredar di tengah masyarakat. Tingginya kadar gula dalam darah merusak pembuluh darah dan juga saraf. Sehingga dapat mengganggu sirkulasi darah. Tidak heran jika pada penderita kencing manis dibutuhkan waktu berminggu-minggu untuk penyembuhan luka kecil. Padahal, lambatnya penyembuhan luka dapat mengundang infeksi. Gejala berikutnya adalah kesemutan, nyeri, mati rasa di kaki atau tangan. Kondisi ini dikenal dengan nama neuropati dan bisa memburuk jika tidak ditangani dengan tepat. Selain itu, kondisi ini juga bisa mengundang komplikasi penyakit lainnya. Jika anda merasakan beberapa atau bahkan semua dari gejala tersebut, jangan ragu untuk periksa ke dokter. Sama seperti penyakit lain, kencing manis juga ada obat dan terapi untuk menuju kesembuhan. Penyakit kencing manis selain disebabkan karena tingginya konsumsi gula juga bisa karena keturunan. Oleh karena itu, anda yang di dalam keluarga memiliki riwayat kencing manis sebaiknya lebih berhati-hati dan mulai hidup sehat.

Leave a Reply