Sebelum Covid-19 Muncul, Yuk Simak Sejarah Perkembangan Virus Corona

Hadirnya Covid-19 yang menyerang di akhir tahun 2019 lalu menimbulkan kecemasan pada semua lapisan masyarakat. Salah satu jenis virus Corona tersebut merebak dengan cepat di berbagai belahan dunia, hingga membuat WHO mendeklarasikannya sebagai pandemi global. Sebelum munculnya Covid-19, ternyata virus tersebut sudah pernah ada dengan sebutan lainnya. Yuk simak sejarah perkembangan virus Corona sebelum menjadi Covid.

Perkembangan Virus Corona

1. SARS-Cov

Sebelum muncul SARS-Cov, virus Corona telah ditemukan sejak jaman dahulu dan biasanya menginfeksi kelompok burung dan mamalia. Sebutan corona tersebut diambil dari bahasa latin yang artinya mahkota, karena virus tersebut memiliki bagian yang menonjol menyerupai paku dan tampak seperti mahkota. Di tahun 1937, untuk pertama kalinya ilmuwan mengisolasi virus corona yang mengakibatkan bronkitis pada unggas.

Sejarah Perkembangan Virus

Lalu, dilanjut tahun 1965 ditemukan virus corona terdapat pada manusia yang sedang mengalami flu biasa. Selanjutnya, di akhir tahun 1960-an seorang peneliti memimpin kelompok ahli virology untuk meneliti strain virus yang terdapat pada manusia dan hewan. Mulai dari virus infeksi bronchitis, hepatitis, dan gastroenteritis. Dari hasil tersebut, kemudian virus corona secara resmi disebut sebagai genus virus baru.

Di tahun 2003, salah satu jenis virus corona yang diberi nama SARS-Cov pertama kali diidentifikasi. Virus tersebut dianggap sebagai penyakit yang dibawa dari hewan kelelawar dan menular ke luwak serta manusia. Namun, sebenarnya infeksi SARS-Cov pada manusia pertama kali terjadi pada tahun 2002 di provinsi Guangdong, Cina Selatan. Dalam beberapa bulan berikutnya, virus tersebut telah menyebar ke Negara Eropa, Amerika, dan Asia.

2. MERS

Setelah hadirnya SARS-Cov yang menyerang pada tahun 2003 di Cina, muncul genus virus corona baru yang diberi nama Middle East Respiratory Syndrome atau MERS-Cov. Virus yang menyebabkan penyakit pernapasan tersebut pertama kali diidentifikasi pada tahun 2012 di Arab Saudi. Gejala yang ditampakkan oleh MERS diantaranya, yaitu demam, sesak napas, dan batuk. Selain itu, pneumonia juga umum terjadi meski tidak selalu ada.

Pada beberapa kasus infeksi MERS yang telah dikonfirmasi tidak menunjukkan gejala klinis, namun ketika menjalani tes laboratorium menunjukkan hasil positif terinfeksi. Menurut kesehatan, sebagian besar kasus virus tersebut dikaitkan dari infeksi pada manusia. Namun, bukti ilmiah menunjukkan jika unta dromedaris sebagai inang utama MERS-Cov yang menjadi sumber infeksi MERS pada manusia.

3. Covid-19

Selang beberapa tahun pasca MERS, terdapat jenis virus corona yang pertama kali muncul dan menyebar ke manusia di Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Virus tersebut langsung membuat kegemparan hampir di semua Negara karena penularannya yang terbilang cepat. Sehingga, membuat banyak ilmuwan mulai menelitinya untuk mengetahui jenis dan asal muasalnya.

Sejarah Perkembangan Virus Corona

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, ternyata orang yang terinfeksi virus tersebut memiliki riwayat yang sama, yaitu pernah mengunjungi pasar basah makanan laut dan hewan di Wuhan. Hingga akhirnya, kelelawar dianggap sebagai sumber yang memungkinkan karena hewan tersebut telah berevolusi dengan banyak virus, bahkan mamalia terbang tersebut juga dianggap sebagai titik awal SARS di tahun 2003 silam.

Setelah mengalami banyak pengujian, virus corona baru yang menyerang saat ini diidentifikasi sebagai SARS-Cov-2 atau yang lebih dikenal sebagai Covid-19. Itulah sejarah panjang perkembangan virus corona sebelum hingga muncul Covid yang menyebabkan pandemi hampir di semua bagian Negara. Penamaan SARS-Cov-2 tersebut didapatkan karena gejala yang dialami penderita Covid hampir sama dengan infeksi SARS.

Sebelum berkembang menjadi pandemi global Covid-19 saat ini, ternyata virus corona telah muncul sebelumnya. Bahkan para ilmuwan telah menemukan virus tersebut dapat menginfeksi beberapa jenis hewan mamalia selama 70 tahun terakhir. Dari awal kemunculannya menyerang manusia, virus corona disebut dengan SARS-Cov, kemudian MERS, hingga saat ini muncul jenis baru yang diberi nama Covid-19.

Leave a Reply