Perhatikan Hal Berikut Ini Dalam Mengganti Oli Motor

Mengganti oli motor adalah aktivitas yang sudah semestinya rutin dilakukan oleh pemilik motor. Pasalnya, oli motor memiliki peran yang amat sangat penting dan krusial dalam mekanisme kerja motor. Apabila oli motor tidak dilakukan penggantian secara rutin sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka mekanisme kerja motor pastinya akan terganggu. Hal tersebut disebabkan karena oli motor memiliki fungsi utama sebagai pelumas dan tentu saja sebagai pendingin mesin motor. Dari fungsi utamanya saja sudah jelas terlihat bahwa oli motor benar-benar tidak dapat ditawar lagi rutinitas untuk melakukan penggantiannya. Karena oli motor yang sudah digunakan dalam waktu yang cukup lama tidak memiliki kualitas yang sama baik dengan oli motor baru. Tentu saja hal tersebut diakibatkan oleh penurunan kualitas akibat digunakan.
Sayangnya tidak semua orang tau kapan waktu yang tepat dan bagaimana cara yang baik untuk melakukan penggantian oli motor. Oleh sebab itulah, akan disampaikan informasinya terkait hal apa saja yang harus diperhatikan dalam rangka penggantian oli motor. Adapun hal-hal yang dimaksud antara lain sebagai berikut.
1.Segera ganti setiap jarak tempuh mencapai 2000 kilometer
Sangat disarankan oleh kebanyakan produsen kendaraan untuk melakukan pergantian oli motor setiap jarak tempuh motor telah mencapai 2000 kilometer. Hal tersebut karena oli motor sudah tidak pada kemampuan terbaiknya untuk melindungi mesin ketika sudah digunakan menempuh jarak sejauh 2000 kilometer. Lebih baik lagi bahkan sebelum tepat menyentuh 2000 kilometer sudah dilakukan penggantian daripada benar-benar menunggu menyentuh jarak 2000 kilometer.
2.Ganti setiap 3 bulan meski belum mencapai 2000 kilometer
Pada poin pertama memang dikatakan bahwa ganti oli motor apabila telah mencapai jarak tempuh 2000 kilometer. Tetapi apabila sudah 3 bulan sejak penggantian oli motor terakhir namun jarak tempuh belum mencapai 2000 kilometer, maka penggantian oli tetap harus dilakukan. Hal tersebut karena setelah 3 bulan, oli motor akan mengendap dan justru berbahaya bagi mesin karena endapan dari oli motor justru berbanding terbalik dengan fungsi utama oli motor itu sendiri.
Selain keuda hal terkait waktu penggantian oli motor seperti yang dijelaskan di atas, ada pula hal-hal yang harus diperhatikan terkait proses penggantian oli motor itu sendiri. Misalnya seperti paparan berikut ini.
1.Hindari menyemprot lubang oli dengan udara tekanan tinggi
Hal yang sebetulnya seringkali diingatkan kepada para teknisi yang kerap kali mengganti oli mesin adalah jangan menyemprot bagian lubangnya dengan udara bertekanan tinggi. Karena hal tersebut tidak baik bagi lubang oli mesin itu sendiri karena kotoran di dalamnya dapat menyebar kemana-mana. Sebaiknya biarkan oli menetes sampai akhir daripada menyemprotkan udara bertekanan tinggi ke dalamnya.
2.Disarankan mengganti ring oli setiap habis ganti oli
Selain dihimbau untuk tidak menyemprot udara tekanan tinggi ke dalam lubang oli, disarankan juga untuk mengganti ring olinya. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kebocoran yang mungkin saja terjadi.
3.Diamkan mesin hingga dingin sebelum buka baut saluran oli
Hal satu ini jelas dilarang karena bukan hanya berbahaya bagi teknisi karena mesin masih panas, juga tidak baik bagi mesin itu sendiri.
Demikianlah beberapa hal yang sebaiknya menjadi perhatian bersama antara pemilik kendaraan dan juga teknisi yang biasa menangani penggantian oli motor. Karena meskipun aktivitas mengganti oli motor dikatakan cukup sederhana, tetapi jika tidak dilakukan dengan baik dan benar akan membuat dampak jangka panjang yang tidak main-main.

Leave a Reply