Perang Baratayudha Berakhir, Bagaimana Kisah 5 Pandawa Selanjutnya

Perang Baratayudha merupakan adalah puncak dari perseteruan antara Pandawa dan Kurawa. Semua yang terjadi bermula saat pihak Kurawa yang berambisi menguasai istana Astinapura secara penuh. Salah satunya cara agar mendapatkan Astinapura ialah dengan menyingkirkan Pandawa yang sebenarnya merupakan saudara sendiri.

Semua usaha yang telah dilakukan selalu gagal hingga hari terjadinya perang Bratayudha di padang Kurusetra yang berlangsung selama 18 hari. Perang besar tersebut diakhiri dengan kemenangan di pihak Pandawa. Penasaran bagaimana kisah 5 Pandawa setelah perang simak dibawah ini.

Penyebab Perang Baratayudaha Dan Bagaimana Nasib 5 Pandawa Setelah Perang Tersebut

1. Konflik Dimasa Kanak-Kanak

Persaingan sudah dimulai saat Pandawa dan Kurawa masih kanak-kanak. Semuanya tinggal bersama-sama di dalam satu kerajaan. Konflik dimulai ketika Duryudana yang merupakan putra kedua dari Kurawa menginginkan tahta, maka dirinya mulai ingin menyingkirkan pihak Pandawa.

Perang Baratayudha Mahabharata

2. Percobaan Pembunuhan Pandawa

Duryudana dan Pamanya selalu berushan untuk membunuh yudistira yang pada masa itu menjadi kandidat raja, begitupula dengan para Para pandawa lainya. Termasuk melalui percobaan pembunuhan, dimana Duryudana membuat alat pesta yang menggunakan bahan yang bisa dengan mudah terbakar, dan kemudian mengundang para Pandawa.

3. Pengasingan Pandawa

Setalah usaha yang dilakukan gagal maka para Kurawa menipu para Pandawa dengan permainan dadu. Syaratnya siapapun yang kalah akan meninggalkan istana selama 13 tahun. Kelicikan permainan yang dilakukan oleh Kurawa menyebabkan pihak Pandawa kalah dan harus meninggalkan istana.

4. Keberadaan Drupadi

Kisah 5 pandawa kedatangan Drupadi juga menjadi salah satu penyebab perang Baratayudha. Yang mana untuk mendapatkan Drupadi harus melewati sayembara berupa pertandingan memanah kemudian pertandingan tersebut dimenangkan oleh Arjuna dan Bima. Hal ini menjadikan kemarahan Duryudana semakin menjadi-jadi.

Perang Baratayudha ini

Beberapa prilaku Duryudana Membuat para Pandawa tidak dapat menahan diri untuk berperang dan menjadi penyebab perang Baratayudaha. Perang yang terjadi di Padang Kurusetra tersebut amat dahsyat dan luar biasa dan banyak menimbulkan korban termasuk anak para Pandawa.

kemudian pada saat itu Kemenangan dan kekalahan silih berganti dialami oleh Pandawa dan Kurawa selama berhari-hari pertempuran. Hinga hari kesepuluh tiba para pandawa memikirkan cara baru untuk mengalahkan Bima. Strategi yang digunakan ialah menempatkan Srikandi di kereta Arjuna, dan Arjuna menyerang Bisma dari belakangnya.

Srikandi merupakan sosok wanita yang mejelma sebai pria, karena itu digunakan sebagai tameng karena Bisma akan merasa segan untuk menyerangnya. Selain itu Srikandi juga merupakan reinkarnasi Dewi Amba, wanita yang meninggal karena disakiti oleh Bisma dan telah bersumpah akan terlahir kembali untuk membunuh Bisma.

Perang Baratayudha tersebut di akhiri dengan betahanya kesepuluh kesatria yang hidup yaitu 5 Pandawa, Yuyutsu, Satyaki, Aswatama, Krepa dan Kertawarma. Yang mana Yudistira pada akhirnya dinobatkan sebagai Raja Kuru dan menyerahkan tahta setelah beberapa lama kepada Parikesit yakni cucuk Arjuna

Jika pada umumnya suatu kelompok memenangkan perang melakukan perayaan kemenangan. Akan tetapi pihak Pandawa justru berduka atas kemenangan tersebut, dikarenakan seluruh anak-anak Pandawa gugur dalam perang yang memakan banyak waktu tersebut. Padahal merekalah yang seharusnya merekalah yang akan mewarisi Astinapura.

Banyak hal yang positif diambil dari penjelasan di atas terutama dari cerita 5 Pandawa. Yang mana mengajari bagaimana cara agar selalu berkerja sama dalam menghadapi masalah, kapanpun dan dimanapun itu. Patuh terhadap orang tua yang lebih setia mendampingi kelima anaknya di saat suka maupun duka.

Menempati janji, menghormati perempuan, serta kejujuran adalah prinsip sederhana yang harus ditiru. Selain itu perbuatan baik lainnya ialah adil pada saudara dan tidak tinggi hati. Hal tersebut juga menjadi salah satu perbuatan yang harus ditiru dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply