Langkah-Langkah Yang Perlu Dilakukan Untuk Bertahan Hidup Jika Perang Nuklir Terjadi

Perang Nuklir merupakan perang yang menggunakan senjata nuklir kepada pihak lawan. Senjata nuklir pernah digunakan pada pengeboman Kota Hirosima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat, terhadap Kekaisaran Jepang yang mengakhiri perang dunia II di Asia. Nuklir memiliki daya ledak yang hebat serta dapat menghasilkan jumlah kerusakan yang besar.

Perang dingin telah lama berakhir, sejak saat itu banyak orang hidup tidak dalam bayang-bayang ancaman lagi. Namun sekarang serangan nuklir tetap merupakan bahaya yang sanggat nyata, yang mana politik dunia masih jauh dari kata stabil. Apa hal yang sebaiknya dilakukan ketika hal tersebut terjadi?

5 Hal Yang Perlu Dilakukan Ketika Senjata Nuklir Digunakan Saat Peperangan

1. Mengungsi Ditempat Yang Aman

Salah satu tempat yang aman untuk mengungsi adalah daerah pedesaan yang tidak menjadi area strategis, berlindung sebaik mungkin. Hindari pusat-pusat kekuasaan, fasilitas industri pangkalan militer serta tempat-tempat keramaian lainnya yang bisanya menjadi salah satu titik penyerangan.

Perang Nuklir rudal

Kemudian selain itu jika memilih pedesaan sebagai teman mengungsi harus mempertimbangkan cara yang akan digunakan. Jika memungkinkan untuk menggunakan kendaraan maka anda harus memiliki bahan bakar yang cukup, dan sangat penting untuk mempertimbangkan jalur yang digunakan.

2. Membuat Ruangan Khusus

Apabila tidak memungkinkan untuk pergi ke tempat pedesaan atau tempat yang menurut anda strategis dan aman. Cara terbaik ialah dengan berlindung sebaik mungkin di dalam rumah menggunakan cara mempersiapkan ruangan pelindung. Ruangan dinding tebal di dalam tanah dengan sirkulasi udara yang baik dapat menjadi pilihan yang tepat.

3. Memiliki Persediaan Air

Ketika sudah memiliki tempat terbaik yang aman untuk bertahan, maka jangan lupa menyediakan atau mempersiapkan pasokan air minum selama bertahan ditempat mengungsi. Air merupakan hal yang sangat penting bagi manusia untuk dapat bertahan hidup, karena manusia hanya dapat bertahan hidup maksimal 5 hari tanpa air.

Apabila nuklir meledak akan membawa dampak yang sangat besar. Selain memiliki dampak kerusakan yang parah, air yang berada di sekitar sangat mungkin tercemar. Oleh karena itu persediaan yang dimiliki sebelum adanya ledakan nuklir sangat dapat membantu anda untuk bertahan dalam jangka waktu yang lama.

4. Cadangan Makanan

Selain memiliki persediaan air ketika perang nuklir, hal yang harus diperhatikan adalah cadangan makanan. Makanan merupakan sumber energi bagi manusia oleh karena itu selain memerlukan air manusia juga membutuhkan makanan. Dalam situasi ini sangat disarankan untuk menyimpan makanan seperti makanan kaleng atau kemasan.

dampak mengerikan pada bumi jika perang nuklir terjadi

Pertimbangan jika alat masak menggunakan listrik maka pilihlah makanan yang cocok. Makanan berprotein tinggi seperti kacang-kacangan, biji-bijian serta minuman manis menjadi salah satu penyelamat dari kekurangan energi. Selain usahakan untuk melakukan olahraga ringan agar tetap seimbang.

5. Alat Komunikasi

Alat komunikasi sangat penting selama anda berada di dalam ruangan, atau pedesaan yang menjadi tempat mengungsi. Alat komunikasi berfungsi untuk mengetahui apakah serangan nuklir sudah berhenti atu bagaimana dampak yang ada. Namun memilih alat komunikasi harus cocok dengan situasi seperti halnya alat komunikasi yang hanya menggunakan baterai.

Terdapat banyak hal yang harus dilakukan saat terjadi perang. Selain beberapa hal di atas mengetahui teknik dasar P3k sangat penting. Seperti cara mengobati luka-luka yang kecil, dikarenakan ketika perang-perang sebelumnya ada banyak orang yang meninggal dikarenakan memiliki luka kecil namun tidak di obati yang disebabkan infeksi.

Selain melengkapi cadangan makanan atau air, hal yang perlu di disediakan ialah obat-obatan untuk menjaga jika anda sakit atau mengalami luka-luka kecil. Selain itu menjaga kebersihan juga sangat perlu karena dampak nuklir secara tidak langsung dapat mengganggu kesehatan seperti tipus dan kolera.

Leave a Reply