Ingin Tau Cara Pendaftaran Merek Dagang Online? Yuk, Simak Disini

Apakah saat ini kamu sedang ingin memulai usaha pribadi? Jika kamu berada pada tahap atau posisi ini, ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan sebagai planning awal sebelum menjalankan bisnis kamu. Salah satu hal yang harus kamu perhatikan adalah pendaftaran merek dagang online. Pendaftaran merek dagang ini bisa kamu lakukan di Ditjen HKI.

Pendaftaran Merek ini tidak terlalu penting bagi kalian yang memulai usaha dengan cara franchise atau waralaba. Tetapi jika memulai bisnis yang kamu ciptakan sendiri, maka kamu wajib mendaftarkan merek yang kamu ciptakan terlebih dahulu.

Karena hal ini digunakan untuk suatu saat ketika bisnismu berjalan, ada orang lain yang menggunakan merek kamu. Jika kamu sudah mendaftarkannya lebih dulu ke Ditjen HKI, kamu bisa memenangkan klaim atas merek dan pebisnis itu tidak boleh menggunakan merek yang sama. Mari Simak cara mendaftarkan merek di Ditjen HKI

Ingin Tau Cara Pendaftaran Merek Dagang Online Yuk, Simak Disini itu

Penelusuran Merek

Hal yang pertama kali harus kamu lakukan adalah menelusuri sebuah merek dagang. Hal ini sangat penting untuk mengetahui apakah merek yang akan kamu gunakan, belum digunakan orang lain. Selain itu, penelusuran ini untuk menghindari adanya penolakan pendaftaran merek dagang milikmu. Penelusuran bisa melalui Google atau bertanya plangsung pada pihak terkait. Untuk pendaftaran dan pertanyaan secara online juga bisa diajukan lewat email di websitw dgip.go.id.

Persyaratan Yang diperlukan Untuk Mengajukan Permohonan

Setelah kamu menelusuri merek dagang melalui google dan juga website tersebut, kamu harus menyiapkan persayaratan untuk mendaftarkan sebuah merek. Yang pertama kamu harus mengisi biodata di dalam formulir yang sudah disediakan oleh pihak Ditjen HKI. Kamu juga harus menyiapkan 30 Contoh merek yang berukuran 9 x 9 cm, tetapi minimal ukurannnya 2 x 2 cm.

Selain itu, kamu juga harus menyiapkan daftar jasa atau barang yang akan diberi merek. Lalu ada Surat Pernyataan Kepemilikan dari pemohon (kamu). Surat kuasa, Surat kuasa ini tidak wajib. Sifatnya ada hanya jika diperlukan. Lalu ada fotokopi KTP dan fotokopi NPWP yang harus kamu persiapkan. NPWP ini hanya khusus jika pemohon berasal dari perusahaaan, bukan perorangan.

Prosedur Pendaftaran Sebuah Merek

Prosedur pendaftaran merek dagang dibagi menjadi dua bagian, yaitu pengajuan merek oleh pemohon langsung lalu proses verifikasi oleh pihak Ditjen HKI. Pemohon harus mengisi formulir pendaftaran dan berbagai syarat-syarat lain yang telah disebutkan tadi. Setelah itu ditjen akan memeriksa pendaftaran dan pembayaran yang telah dilakukan sampai terbit sertifikat merek.

Pemeriksaan Substantif dan Formalitas

Pemeriksaan formalitas merupakan pemeriksaan kelengkapan persyaratan pendaftaran merek dagang online. Pastikan kamu sudah melengkapi seluruh persyaratan yang telah ditentukan. Jika ada Syarat yang kurang, maka Ditjen memberikan waktu untuk melengkapi kekurangan dalam jangka waktu 2 bulan. Setelah lengkap, akan dilanjutkan ke proses pemeriksaan Substantif dalam jangka waktu 1 bulan. Pemeriksaan ini paling lama memakan waktu sampai 9 bulan.

Itu adalah beberapa langkah yang harus kamu tempuh untuk mendaftarakan merek dagang milikmu sendiri. Telihat rumit dan memakan waktu yang lama. Tetapi jika kamu mengikuti aturan yang telah ditetapkan, bisnismu akan berjalan dengan sehat dan lancar. Kamu akan terhindar dari kendala yang biasanya ditemukan di tengah jalan, karena persiapan yang matang. Oleh sebab itu, perencanaan seperti pendaftaran merek dagang ini sangatlah penting.

Leave a Reply