Hal-Hal yang Tercantum pada Kontrak Asuransi

Asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, asuransi hari tua, asuransi jiwa dan asuransi kendaraan merupakan jenis-jenis asuransi yang dapat kita manfaatkan. Kesemua jenis asuransi tersebut akan memberikan keuntungan bagi para pemilik asuransi. Jika kita tertarik untuk merasakan keuntungan dari produk asuransi tertentu, kita terlebih dahulu harus mendaftarkan diri ke perusahaan penyedia asuransi. Sebelum melakukan pembayaran biaya premi, kita akan diminta untuk menyetujui sejumlah ketentuan. Jika ketentuan tersebut dapat kita terima, langkah selanjutnya adalah menyetujui kontrak atau polis asuransi. Kontrak ini berupa dokumen yang berisikan kontrak tertulis diantara perusahaan asuransi sebagai penanggung dan pemegang polis. Pada kontrak tersebut, kita dapat mengetahui hak dan kewajiban yang dimiliki oleh kedua belah pihak.

Polis asuransi akan memastikan bahwa penanggung berkewajiban untuk memberikan manfaat asuransi ketika resiko yang ditanggung diderita oleh pemegang polis. Manfaat asuransi yang diberikan oleh penanggung berdasarkan dengan ketentuan yang telah disepakati sebelumnya. Pemegang polis berkewajiban untuk memberikan informasi akan data diri secara akurat dan harus membayarkan sejumlah premi yang besarannya sesuai dengan kontrak asuransi. Pada kontrak asuransi, ada hal-hal yang tercamtum di dalamnya. Jika kita ingin memanfaatkan salah satu produk asuransi, kita perlu mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kontrak asuransi dengan baik. Berikut ini merupakan hal penting yang tertuang pada kontrak asuransi:

polis asuransi untuk jaminan

a. Premi merupakan sejumlah uang yang wajib kita bayarkan setiap bulan. Hal ini merupakan hal wajib yang harus dilakukan oleh semua nasabah. Pada saat melakukan pembayaran, ada hal tertentu yang perlu diperhatikan dengan baik. Berikut hal penting seputar premi yang perlu dicek pada polis:

– Metode pembayaran premi
– Jumlah premi yang harus dibayarkan
– Mode pembayaran premi
– Ketentuan terlambat ketika pembayaran premi

b. Masa pertanggungan merupakan waktu dimana kita akan terlindungi oleh produk asuransi. Hal ini mengartikan bahwa asuransi yang kita pilih telah aktif. Kelak kita dapat mengetahui masa pertanggungan yang berlaku. Perlu diketahui, tidak semua produk asuransi memiliki masa berlaku seumur hidup.

c. Masa tunggu
Masa tunggu merupakan waktu yang kita butuhkan agar dapat memperoleh manfaat dari produk asuransi terpilih. Masa tunggu dapat ditemukan pada asuransi penyakit kritis dan asuransi kesehatan. Perusahaan asuransi memiliki kebijakan mengenai masa tunggu. Ada perusahaan asurani yang memberlakukan masa tunggu selama 30 hari, satu tahun dan ada pula yang masa tunggunya berlaku selama dua tahun.

d. Pengecualian merupakan jenis resiko dimana perusahaan asuransi tidak akan menanggungnya. Apabila resiko yang terjadi adalah pengecualian, klaim manfaat produk asuransi tidak akan kita terima.

polis asuransi untuk hari tua

e. Manfaat asuransi Menjadi jumlah uang pengganti yang akan kita peroleh jika mengalami resiko tertentu. Pada kontrak, ada informasi yang berkaitan dengan manfaat asuransi. Informasi tersebut terdiri dari resiko yang ditanggung oleh produk asuransi terpilih, nilai manfaat asuransi dan ada tidaknya potongan biaya yang tertera pada asuransi.

Pada kontrak asuransi juga tertera akan data pribadi. Informasi akan data pribadi harus diperhatikan dengan baik. Jika menemukan beberapa kekeliruan, kita sebagai pemegang polis dapat mengajukan perbaikan akan data pribadi yang tertera di dalam kontrak. Pada kontrak berisikan akan nama pemegang polis, nama ahli waris dan nama tertanggung. Nama-nama yang tertera pada kontrak harus sesuai dengan data pribadi pada kartu identitas. Data pribadi lainnya yang tertera pada polis adalah nomor telepon dan alamat email.

Leave a Reply