Gejala Kanker Prostat Yang Wajib Diwaspadai Dan Cara Mengatasinya

Istilah kanker prostat mulai banyak dikemukakan beberapa tahun terakhir yang meskipun sebetulnya sudah ada cukup lama. Kanker prostat sendiri adalah penyakit yang diakibatkan oleh sel-sel kelenjar prostat yang bermutasi menjadi sel ganas penyebab prostat membesar, menjadi keras, dan juga benjol-benjol. Kelenjar prostat sendirinya adanya di bagian bawah kandung kemih/kencing pria. Fungsi dari kelenjar itu adalah menghasilkan air mani yang merupakan sumber nutrisi sperma. Sebagai kanker yang cukup sering dialami oleh para pria, wajar kiranya jika informasi tentang gejala kanker prostat dan bagaimana cara menanganinya perlu diinformasikan secara luas.
Secara umum kanker prostat sendiri bisa saja tidak menunukkan gejala apapun pada tahap awal. Tetapi gejala kanker tersebut justru baru akan muncul saat prostat mulai tampak membesar alias membengkak dan juga mulai mempengaruhi uretra. Selain itu beberapa gejala lain yang muncul antara lain sebagai berikut.
1.Intensitas buang air kecil meningkat terutama pada saat malam hari.
2.Rasa nyeri atau panas pada penis ketika sedang buang air kecil maupun ketika ejakulasi.
3.Merasa penuh pada bagian kandung kemih alias kandung kencing.
4.Terdapat darah di dalam urine maupun air mani.
5.Tekanan ketika urin keluar berkurang.
6.Amat sulit untuk menahan rasa buang air kecil.
Tanda-tanda di atas merupakan tanda atau gejala kanker prostat yang belum pada tahap lanjut. Karena pada tahap lanjut, kanker prostat seringkali menjalar ke tulang. Efeknya, tentu saja kondisi tersebut menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa pada bagian tulang belakang, bagian tulang panggul, maupun bagian pangkal paha.
Jika bicara tentang apa yang menyebabkan terjadinya kanker prostat maka secara pasti hal tersebut belum diketahui. Berbagai penelitian masih terus gencar dilakukan guna menguak misteri dibalik apa yang menyebabkan hal tersebut. Tetapi ada indikasi bahwa faktor keturunan alias faktor genetik dan juga mutasi gen tertentu dapat dikatakan sebagai penyebab dari kanker prostat.
Meski penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi keilmuan sekarang ini mengungkap fakta bahwa orang dengan kondisi tertentu dapat memiliki faktor risiko untuk terserang kanker prostat. Orang dengan risiko kanker prostat pertama adalah para pria yang sudah berusia 50 tahun ke atas. Selain itu pria yang memiliki riwayat kanker prostat di dalam keluarganya juga memiliki potensi yang sama.
Pengobatan kanker prostat tergantung pada stadium penyakitnya. Pada stadium awal, pengobatan dilakukan dengan operasi pengangkatan prostat (prostatektomi). Pada kasus tertentu juga diperlukan tindakan radiasi. Pada stadium lanjut, operasi sudah tidak dapat dilakukan.
Pengobatan yang harus dilakukan guna mengatasi kanker prostat yaitu dengan cara melakukan kemoterapi dan tentu saja mengkonsumsi obat hormonal. Obat hormonal sendiri dikonsumsi secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Apabila terjadi penjalaran ke tulang, maka radiasi di bagian tulang juga harus dilakukan. Tetapi perlu diingat bahwa pengobatan pada tahap lanjut kanker prostat tidak memiliki tujuan untuk menyembuhkan tetapi hanya untuk mengurangi ukuran dari tumor dan tentu saja keluhan penderitanya.
Untuk menghindarkan diri dari ganasnya kanker prostat maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan misalnya seperti mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin setiap hari, melakukan latihan jasmani alias olahraga secara teratur 4 sampai 5 kali dalam satu pekan, dan juga mempertahankan berat badan yang ideal sesuai perhitungan standar berat badan nasional maupun internasional. Jika hal-hal tersebut dilakukan maka potensi mengalami kanker prostat dapat menurun drastis.

Leave a Reply