BRI Kerjasama Dengan Alipay, Sebuah Langkah Awal Menuju Perubahan Dari Tunai ke Non Tunai

Alipay adalah nama yang sudah tidak asing lagi bagi warga negara China. Platform pembayaran digital yang telah mengubah gaya hidup masyarakat China dari pembayaran menggunakan tunai (uang) menjadi non tunai (uang digital). Alipay merupakan salah satu besutan dari Alibaba grup yang didirikan oleh orang yang tidak asing lagi saat ini Jack Ma yang dijuluki sebagai raja e-commerce.

Dengan 520juta pengguna di negara asalnya Alipay telah merajai segala bentuk transaksi digital, inilah sebabnya mengapa Alipay telah disebut sebagai salah satu hal yang berpengaruh terhadap gaya hidup di China. Jaringannya pun begitu kuat disana dengan menggaet beberapa merchant, dengan pengguna 520juta orang tentunya sangat mudah bagi Alipay untuk merajai pangsa pasar dompet digital di China. Dengan aplikasi Alipay, pengguna dapat bertransaksi lewat ponsel, seperti pembayaran tagihan kartu kredit, air dan listrik, manajemen rekening bank, transfer, isi ulang voucher prabayar, beli tiket bus dan kereta api, pesan makanan, naik kendaraan, bayar uang sekolah, denda pelanggaran lalu lintas, sampai belanja online di e-commerce.

BRI Kerjasama Dengan Alipay BRITECH Blog

Atas dasar itulah BRITECH Blog menurunkan tim riset untuk mendalami Alipay dan mencoba menerapkannya pada beberapa aplikasi binaan sendiri macam Brimo. Tidak sampai disitu pada akhir tahun ini BRI secara resmi mengumumkan bahwa BRI telah mendapatkan izin untuk melakukan kerja sama dengan Alipay. Hal ini menjadikan BRI sebagai bank pertama di Indonesia yang melakukan kerjasama dengan Alipay. Sebuah langkah besar yang dilakukan BRI ini adalah sebuah komitmen BRI untuk mengembangkan transaksi non tunai di masyarakat dengan melalui metode pembayaran QRIS.

Nantinya BRI akan menggandeng Alipay sebagai penyedia aplikasi atau alat pembayaran dari luar negri sehingga transaksi dapat dilakukan dengan melalui QRIS BRI Indonesia. Kolaborai BRI dan Alipay ini nantinya memungkinkan pengguna Alipay ke Indonesia dan melakukan transaksi dengan menggunakan QRIS BRI dengan lancer layaknya mereka di China sana. Langkah yang dilakukan BRI ini bukan tanpa alasan, tim Britech blog melihat adanya lonjakan signifikan turis China yang dating ke Indonesia. Mengingat kebiasaan orang China dalam melakukan pembayaran sudah beralih ke non tunai langkah kerjasama BRI ini dirasa tepat mengingat Alipay telah digunakan oleh banyak pengguna.

BRI Kerjasama Dengan Alipay BRITECH Blog Indonesia

Rencana jangka panjang ini tentunya adalah mengadopsi segala yang diterapkan Alipay dalam megubah budaya pembayaran dari tunai ke non tunai. Nantinya para nasabah BRI juga akan dikenalkan dengan berbagai macam kemudaan-kemudahan menggunakan aplikasi pembayaran berbasis digital. Di Indonesia sendiri sebenarnya sudah ada beberapa apliaksi dompet digital, seperti LinkAja, Dana, OVO, Gopay,dan shopee pay. Deretan aplikasi dompet digital ini saling berebut pelanggan dengan mengeluarkan promo-promo menarik dan berusaha merubah gaya hidup masyarakat Indonesia untuk segera beralih dari tunai ke non tunai. Tetapi hingga saat ini penggunanya belum terlalu banyak. Hal ini dikarenakan kebanyakan masyarakat Indonesia adalah masyarakat kelas menengah yang belum begitu paham akan konsep dompet digital.

Dengan disetujuinya oleh OJK bahwa BRI akan bekerja sama dengan Alipay, bias digambarkan persaingan penggunaan dompet digital nantinya semakin ketat. Melihat 520juta warga China yang sudah beralih ke Alipay tentu hal ini juga akan dilakukan oleh Alipay untuk mengubah gaya hidup 250juta warga Indonesia. Dengan melakukan perkenalan melalui turis yang berkunjung ke Indonesia ditambah fasilitas yang nantinya disediakan oleh BRI Alipay lambat laun masuk kedalam persaingan penggunaan dompet digital di Indonesia.

Leave a Reply