Berperan Sebagai Antioksidan, Yuk Intip Pentingnya Polifenol Bagi Tubuh

Polifenol adalah senyawa fitokimia yang biasanya terdapat pada tumbuhan. Fungsi dari senyawa ini adalah memberikan warna pada makanan dan melindunginya dari radikal bebas. Senyawa ini banyak ditemukan pada sayuran hijau dan buah-buahan. Mengkonsumsi makanan yang mengandung senyawa ini sangat penting bagi tubuh karena berperan sebagai antioksidan. Berikut ini alasan mengapa senyawa ini sangat diperlukan oleh tubuh.

Manfaat Senyawa Fenol bagi Tubuh

1. Mencegah Tumbuhnya Sel Kanker

Paparan radikal bebas sangat berbahaya bagi tubuh. Radikal bebas tersebut bisa ditemukan di berbagai tempat seperti yang mengandung polusi, asap rokok, dan makanan. Mengandung antioksidan, senyawa fenol dapat menangkal radikal bebas yang menjadi penyebab penyakit kanker. Senyawa ini berfungsi sebagai agen atikanker, antipoliferasi dan mencegah terjadinya oksidasi yang dapat menjadi penyebab tumbuhnya sel kanker.

Berperan Sebagai Antioksidan, Yuk Intip Pentingnya Polifenol Bagi Tubuh ini

2. Mencegah Penyakit Diabetes

Diabetes disebabkan oleh kadar gula yang terlalu tinggi di dalam tubuh. Senyawa fenol ini mampu mengendalikan kadar gula darah karena dapat menhambat proses penyerapan glukosa ke dalam usus. Zat ini juga bersifat antidiabetes. Berdasarkan sebuah penelitian menunjukkan bahwa senyawa fenol dari jenis katekin, resveratrol dan quercetin mampu mencegah terjadinya komplikasi diabetes.

3. Mencegah Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh adanya penggumpalan darah yanga dapat menghambat fungsi pembuluh darah dalam mengalirkan darah, sehingga asupan darah ke jantung berkurang. Hal ini tentunya dapat memicu terganggunya fungsi jantung. Konsumsi makanan yang mengandung senyawa fenol dapat mencegah terjadinya penggumpalan darah sehingga aliran darah menjadi lancar.

Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung senyawa polifenol yang masuk ke dalam tubuhdapat menghambat oksidasi lemak jahat yang dapat membentuk atekosklerosis. Pembentukan ini dapat menyebabkan kerusakan pada organ jantung. Senyawa ini juga memiliki efek antiplatelet dan atiradang yang dapat mencegah munculnya penyakit jantung.

4. Membantu Memperlancar Proses Pencernaan

Senyawa fenol yang masuk ke dalam tubuh, dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri yang baik di dalam saluran pencernaan. Fungsi bakteri baik adalah melawan bakteri jahat yang dapat menganggu proses pencernaan di dalam usus. Konsumsi makanan yang mengandung senyawa fenol secara rutin dapat menjaga kesehatan pencernaan khususnya saluran usus.

5. Mempertajam Daya Ingat

Senyawa ini mampu meningkatkan aliran darah dari jantung yang kaya oksigen ke otak, sehingga suplai darah tercukupi. Otak yang tersuplai darah dengan baik memiliki tingkat konsentrasi dan daya ingat yang tinggi. Makanan yang mengandung senyawa ini dapat mengurangi risiko pada otak agar tidak mengalami penurunan daya ingat yang dapat disebabkan oleh faktor usia seperti penyakit parkison, demensia maupun Alzheimer.

Berperan Sebagai Antioksidan, Yuk Intip Pentingnya Polifenol Bagi Tubuh itu

6. Memiliki Sifat Anti-Inflamasi

Senyawa ini bersifat anti-inflamasi yang dapat membantu sistem kekebalan pada tubuh untuk menghambat terjadinya infeksi atau peradangan. Peradangan yang parah bisa menyebabkan luka sulit sembuh. Dengan mengkonsumsi senyawa fenol, tubuh akan mendapatkan antioksidan yang cukup sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Orang yang menyukai olahraga biasanya sangat rentan terhadap masalah inflamasi. Inflamasi yang timbul akibat olahraga yang berat adalah peradangan otot. Maka dari itu mengkonsumsi makanan yang mengadung senyawa fenol secara rutin sangat penting bagi tubuh untuk mencegat terkena penyakit peradangan.

Itulah manfaat yang diperoleh tubuh ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung senyawa fenol. Asupan senyawa ini dapat diperoleh dengan mudah pada makanan kacang-kacangan, buah-buahan maupun sayuran. Namun meskipun memiliki manfaat yang penting, senyawa ini juga dapat menganggu fungsi obat yang masuk. Selain itu, efek samping yang dihasilkan bisa menyebabkan gangguan pada penderita alergi.

Leave a Reply