Apa Yang Terjadi Jika Premi Asuransi Tidak Dibayar? Simak Disini!

Untuk anda yang memiliki asuransi, maka membayar premi merupakan hal yang wajib. Hal ini pun juga telah diatur oleh Undang – Undang Nomor 40 tahun 2014 yang membahas tentang asuransi. Di dalam undang undang tersebut disebutkan bahwa pembayaran premi merupakan suatu kewajiban bagi anda yang memang sedang memegang polis asuransi. Untuk itu, kali ini akan diulas hal yang anda alami jika premi asuransi tersebut tidak anda bayarkan. Berikut simak ulasannya.

Konsekuensi Yang Anda Terima Ketika Tidak Membayar Premi Asuransi

1. Asuransi Kesehatan Murni

Untuk anda yang mengikuti asuransi kesehatan, maka anda pun akan diwajibkan untuk membayar premi setipa bulannya. Namun apa yang akan terjadi jika anda tidak membayarnya? Terdapat ketentuan tentang pembayaran premi untuk produk dari asuransi kesehatan murni. Dimana pada umumnya ketentuan tersebut akan sama dengan yang berlaku pada ketentuan asuransi pada umumnya.

Sehingga menuurut Asosiasi Asuransi Umum Indonesia, maka untuk polis standar dari asuransi jiwa haruslah lunas dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal premi berlaku. Namun jika premi asuransi tidak dibayar, maka nantinya otomatis dari proteksi yang telah ditawarkan akan berakhir. Umumnya, asuransi kesehatan murni ini akan menetapkan sistem pembayaran yakni mulai dari perbulan, 3 bulan, 6 bulan hingga tahunan.

Bagi anda yang tidak kunjung membayar asuransi, maka biasanya perusahaan asuransi akan memberikan masa tenggang atau yang juga sering kali disebut dengan grace period untuk pemegang polis. Dimana pada umumnya, perusahaan asuransi tersebut akan memberikan masa tenggang dengan kisaran waktu yakni setengah bulan atau sekitar 15 hari.

2. Asuransi Umum

Selain itu, untuk anda yang mendaftar dan mengikuti asuransi umum, maka anda pun nantinya juga akan memiliki syarat untuk pelunasan untuk premi asuransi tersebut yakni dalam periode tertentu, dimana umumnya yakni dalam waktu sekitar 30 hari. Untuk praktiknya sendiri maka nantinya jika anda telat atau tidak membayar premi maka pihak asuransi pun akan bisa untuk membatalkan polis anda tanpa memberitahu pemegang polisnya terlebih dahulu.

ini jika premi asuransi tidak dibayar

Sehingga hal ini pun tentu saja akan bisa untuk merugikan anda. Untuk itu, sebisa mungkin anda jangan sampai tidak membayarkan polis anda. Sehingga untuk itu, pemegang polis pun perlu memiliki tindakan yang proaktif di alam memenuhi kewajibannya untuk membayarkan premi dari polis asuransi yang diikutinya. Bagi polis asuransi yang memiliki sifat premium maka nantinya pemegang polis akan bisa untuk mendapatkan masa tenggang atau yang sering kali disebut dengan grace period.

Hal ini ditujukan ketika pemegang polis tidak kunjung membayarkan polisnya dalam waktu tenggat waktu hingga 30 hari telah habis. Biasanya masa tenggang atau grace period ini akan memiliki waktu yang berbeda beda. Yakni pertama berkisar antara 30 hari atau 45 hari dan juga bisa dengan maksimal waktu yakni 60 hari. Namun, jika premi asuransi tidak dibayar dalam waktu yang ditentukan maka nantinya polis tersebut juga akan hangus. Sehingga anda pun jangan sampai lupa membayar.

Untuk itu, bagi anda yang memang memuutuskan untuk menggunakan asuransi maka anda pun juga perlu untuk menggunakan asuransi tersebut dengan sebaik mungkin. Sehingga anda pun jangan sampai untuk tidak membayarkan asuransi tersebut. Hal ini dikarenakan anda nantinya akan mengalami kerugian dan tidak bisa menggunakan asuransi tersebut. Dengan begitu, lebih baik anda memiliki tabungan pribadi sehingga anda pun bisa menggunakan ketika dalam kebutuhan yang mendesak.

Leave a Reply