Agar Tidak Rugi, Yuk Simak Tips Membuat Surat Kerjasama

Kerjasama seringkali dilakukan dalam kegiatan bisnis agar tujuan dan target lebih mudah dicapai. Banyak macam-macam kerja sama dalam bisnis seperti kerja sama dalam tim, kerjasama dengan supplier hingga kerja sama dengan investor. Berbagai cara dilakukan agar kerjasama lebih aman dan menghindari berbagai resiko yang bisa terjadi dengan membuat surat kerjasama. Berikut ini tips dalam membuat surat perjanjian kerja sama yang baik.

Cara Membuat Surat Perjanjian Kerjasama

1. Menjabarkan Tata Cara Pelaksanaan Kerja Secara Rinci

Banyak orang yang lebih fokus untuk mengejar uang atau materi ketika membuat surat perjanjian, hingga lalai dengan tata cara pelaksanaan kerja antara kedua belah pihak. Hal inii seringkali menimbulkan penyesalan di salah satu pihak karena tata caranya yang tidak dijelaskan di awal. Maka dari itu, pastikan sebelum membuat surat tersebut agar kedua belah pihak saling mencantumkan secara detail mengenai pelaksanaan kerja.

Agar Tidak Rugi, Yuk Simak Tips Membuat Surat Kerjasama

2. Data Kedua Belah Pihak

Dalam proses pembuatan surat perjanjian, pastikan bahwa pihak yang terikat dalam kerjasama mencantumkan data yang benar dan sesuai dengan identitas seperti KTP. Hal ini untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Selain itu pastikan lagi yang mana pihak pertaman dan mana pihak dua sehingga tidak menimbulkan adanya kesalah pahaman dalam surat perjanjian tersebut.

3. Mencantumkan Pasal-Pasal dalam Surat

Pencantuman pasal-pasal dalam surat kerjasama memuat tentang ketentuan yang mengikat antara kedua pihak baik pihak pertama maupun pihak kedua. Pasal ini memuat tentang kondisi yang dapat menyebabkan batalnya kerjasama. Selain itu, pasal ini juga berisi mengenai perjanjian apa saja yang dibuat oleh kedua belah pihak serta bagaimana penanganan apabila salah satu pihak melakukan pelanggaran.

4. Menulis Faktor-Faktor yang Dapat Mempengaruhi Kerjasama

Kerjasama yang dibuat bisa saja tergantung dari beberapa faktor luar. Sebagai contoh kerjasama antara supplier dan distributor dimana pihak supplier harus menyuplai barang tepat waktu dan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Sedangkan ada faktor lain seperti terbatasnya persediaan barang yang tergantung pada alam karena adanya kondisi bencana alam sehingga supplier tidak bisa memenuhi kebutuhan distributor.

5. Pastikan Perjanjian Sesuai Dengan Hukum yang Berlaku

Dalam menyusun surat tentang kerjasama, anda harus memastikan bahwa isi perjanjian tidak melanggar hukum yang sedang berlaku. Hal ini tentu saja sangat berisiko jika di kemudian hari menyebabkan persengketaan antara kedua belah pihak, namun anda tidak bisa menuntut pihak lain karena perjanjian tersebut tidak sesuai dengan hukum yang ada. Selain itu, anda juga bisa dikenai tindak pidana jika surat yang dibuat melanggar peraturan hukum.

Agar isi perjanjian dalam surat tidak melanggar hukum, anda sebaiknya melakukan konsultasi dengan ahli hukum seperti notaris atau pengacara. Apalagi jika surat tersebut sangat penting bagi anda. Ahli hukum akan mengarahkan dan memberi saran kepada anda agar perjanjian yang akan disepakati akan lebih menguntungkan dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Sehingga apabila terjadi persengketaan, ketentuannya sudah tercantum jelas.

Agar Tidak Rugi, Yuk Simak Tips Membuat Surat Kerjasama ini

6. Menggunakan Bahasa Kontrak yang Mudah Dipahami

Hindari memakai bahasa kontrak yang berbelit-belit sehingga sulit untuk dimengerti. Apalagi jika rekan anda termasuk orang yang sulit memahami istilah-istilah yang spesifik. Bisa jadi kerjasama anda akan ditolak karena penggunaan bahasa yang kurang sesuai dengan pemahamannya. Anda juga perlu mencantumkan secara detail proyek yang akan dikerjakan bersama.

Membuat surat perjanjian kerjasama memang harus dilakukan secara cermat. Dalam meyusunnya, pastikan bahwa salah satu pihak agar tidak ada yang dirugikan atau lebih diuntungkan. Selain itu, penjelasan pengenai proyek yang akan dikerjakan bersama harus jelas dan detail, beserta pasal-pasal berisi ketentuan dalam kerjasama. Sehingga dengan adanya kerjasama tersebut baik anda maupun rekan bisnis sama-sama saling diuntungkan.

Leave a Reply