6 Brand Lokal yang Meluncurkan Masker Modis di Tengah Pandemi

Di tengah pandemi Covid-19, penggunaan kain penutup wajah bukan lagi hanya untuk menangkal penyebaran virus. Melainkan sudah difungsikan juga sebagai identitas fashion. Terlebih beberapa brand lokal ikut berkontribusi meluncurkan produk masker kain, untuk memerangi penyebaran Virus Corona. Berikut beberapa merek asli Indonesia yang merilis produk kain penutup wajah modis dan trendi, yang bisa anda coba selama masa pandemi. Simak ulasan lengkapnya.

Merek Lokal yang Merilis Produk Unik dan Inspiratif

1. Cotton Ink

Merek lokal pertama yang meluncurkan produk kain penutup wajah, yaitu Cotton Ink. Brand ini memproduksi produk dengan harga jual yang cukup murah, dengan 1 packnya terdiri dari 4 buah dengan motif yang beragam. Selain motifnya beragam, alat pelindung wajah yang terbuat dari kain tersebut dibuat dalam 3 model yang berbeda. Yakni earloop, headloop, dan tie up, dengan 2 lapisan kain yang di tengahnya dapat diselipkan tissue untuk perlindungan ekstra.

Meluncurkan Masker Modis cara memakai jilbab

2. Binzu

Selanjutnya ada brand lokal Binzu, yang juga ikut merilis kain penutup wajah yang terbuat dari bahan 2 lapis. Produk dari merek satu ini diproduksi secara manual, yaitu dengan menggunakan teknik pewarnaan shibori. Teknik ini merupakan teknik kesenian Jepang, yang dilakukan dengan cara mencelupkan kain ke dalam zat pewarna alami, dan beberapa bagian tertentu diberi perlindungan agar tidak terkena warna. Sehingga kain yang dihasilkan ala-ala tie dye yang sedang hits.

3. Bateeq

Sesuai dengan nama labelnya, alat pelindung wajah yang diproduksi memiliki berbagai macam motif batik yang keren. Bahan dasar pembuatannya pun dari 100 persen katun yang membuat nyaman ketika digunakan. Sama dengan produk Cotton Ink dan Binzu, produk dari Bateeq juga terbuat dari bahan kain 2 lapis yang dapat diselipkan tissue di dalamnya. Dengan membeli produk dari Bateeq, maka anda secara tidak langsung ikut menyumbang untuk PMI.

4. Ghea Studio

Brand fashion lainnya yang juga ikut meluncurkan produk alat pelindung wajah dari kain yaitu Ghea Studio. Produk ini dibuat dengan bahan kain serta motif yang khas Ghea, sehingga anda akan tampil stylish. Anda pun juga turut serta menyelamatkan lingkungan, karena bahan yang digunakan oleh Ghea merupakan kain satin atau katun yang didesain reversible atau bolak balik. Selain itu, setiap penjualan produk Ghea akan didonasikan untuk APD bagi tim medis.

5. Rumah Dauhan Design Studio

Masker kain produksi dari Rama Dauhan Design Studio terbuat dengan memanfaatkan bahan sisa produksi, sehingga lebih ramah lingkungan. Alat pelindung wajah ini terbuat dari kain katun, lengkap dengan filter pocket serta motif stripes dan dapat dicuci setrika. Kabarnya, 20 persen keuntungan dari penjualan produk ini akan didonasikan untuk pihak yang membutuhkan. Seperti driver ojek online, rumah sakit, sopir taksi, dan lain sebagainya.

Masker Modis di Tengah

6. Sejauh Mata Memandang

Terakhir ada merek Sejauh Mata Memandang. Seperti halnya dengan Rumah Dauhan Design yang memanfaatkan hasil sisa produksi, Sejauh Mata Memandang juga melakukan hal yang serupa. Sehingga produk dari brand ini sangat ramah lingkungan. Selain itu, bersama dengan Yayasan Dian, Mata Studio, dan Tulus Company. Label fashion ini menyisihkan dana dari keuntungan penjualan untuk pembelian alat pelindung wajah medis guna melawan Virus Corona.

Itulah beberapa brand fashion lokal yang ikut berkontribusi meluncurkan produk untuk melawan pandemi Covid-19. Tak hanya sebagai alat perlindungan diri, produk-produk ini juga diciptakan untuk melengkapi kebutuhan fashion. Dengan membeli produk tersebut, selain menjadi lebih modis dan bergaya, anda juga turut berdonasi. Karena beberapa label telah menyisihkan dana dari keuntungan mereka untuk disalurkan kepada yang membutuhkan.

Leave a Reply